BKKBN Ajak 100 Profesor Cari Cara Cepat Turunkan Stunting

dari : jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28 Tahun 2021 diisi kegiatan Seminar Nasional 100 Profesor Bicara Stunting, Senin 5 Juli 2021. Jawa Barat mengangkat tema Keluarga Keren Cegah Stunting.

Dalam laporannya, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Wahidin berharap para guru besar yang dihadirkan secara khusus dalam webinar ini dapat memberikan terobosan untuk mempercepat penurunan stunting di Jawa Barat maupun di Indonesia.

Menurut Wahidin, pelibatan para profesor dalam percepatan penanganan stunting selaras dengan pesan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin.

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil menyampaikan bahwa pelibatan para ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu ini menjadi aksi nyata pembangunan Jawa Barat dalam program bangga kencana.

“Akademisi bantu bagaimana mengatasi permasalahan yang ada. Mereka yang punya tenaga membantu dengan tenaga. Saya mengapresiasi setiap upaya kolaborasi dalam membangun Jawa Barat. Dalam konteks stunting ini, saya berharap para guru besar bisa membantu memetakan jalan percepatan penurunan menjadi zero stunting pada 2023 mendatang,” tegas Atalia.

Hal ini senada seperti yang disampaikan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum yang menekankan bahwa stunting bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Melainkan turut penting untuk melibatkan masyarakat., Uu menegaskan agar ibu hamil mendapat pendidian, baik kesehatan, lingkungan, dan lain-lain.

“Stunting akan menurun dengan kerjasama semua pihak. Pemerintah mengapresiasi, anggaran pun akan diperhatikan. Intinya adalah bagaimana menangani stunting ini, nasib masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh anak-anak sekarang.,” tandas Uu.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menilai perlunya belajar dari sejumlah negara yang terbukti sukses dalam menurunkan stunting secara signifikan. Dia mencontohkan riset terkini yang dilakukan pada 2020 di lima negara: Nepal, Etiopoia, Peru, Kirgistan, dan Senegal. Lima negara ini berhasil menurunkan stunting dalam tempo tidak terlalu lama.

“Saya yakin para ahli, profesor, dapat menemukan cara terbaik untuk menganalisis permasalahan-permasalahan terkait stunting ini. Pelibatan banyak pihak, termasuk para guru besar di Indonesia tentunya sangat diharapkan. Ini menjadi latar belakang kenapa kegiatan webinar series harganas 21 ini secara serentak diselenggarakan,” tambahnya.***