Depan > Index Berita > PURWAKARTA TUNTASKAN TARGET PEMBENTUKAN KAMPUNG KB
PURWAKARTA TUNTASKAN TARGET PEMBENTUKAN KAMPUNG KB
Kamis, 7 September 2017
Purwakarta – Perwakilan BKKBN Jabar Online : Pasca dicanangkannya program Kampung KB secara nasional oleh Presiden Jokowi awal tahun lalu, Kabupaten Purwakarta salah satu yang antusias menyambutnya. Terbukti dari target pembentukan satu Kampung KB per kecamatan, kini telah terbentuk sebanyak 20 Kampung KB dari 17 kecamatan yang ada di Purwakarta.

Teranyar adalah pembentukan Kampung KB Lestari Bahagia, yang berlokasi di RW 04 Dusun 02 Desa Linggasari Kecamatan Darangda, yang dicanangkan oleh Ketua TP-PKK Purwakarta, Anne Ratna Mustika, rabu (6/9).

Dalam arahannya saat pencanangan, Anne mengatakan bahwa Kampung KB tidak semata mencakup urusan KB atau kontrasepsi saja, tetapi segala urusan yang mencakup fungsi-fungsi keluarga, seperti keagamaan, ekonomi, pendidikan dan lainnya. Hal ini sekaligus menandakan bahwa Kampung KB merupakan program yang harus diintervensi secara lintas sektoral, baik oleh pemerintah, masyarakat maupun dukungan swasta.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk ber-KB karena alasan agama. “Kampung KB membuktikan bahwa program KB tidak berbenturan dengan agama, karena di Kampung KB juga ada kelompok kerja yang mengurusi kegiatan keagamaan” tutur Anne meyakinkan.

Ia juga meminta kepada kader pembina dan pengurus di Kampung KB agar menjaga kekompakan dan bergotong royong dalam mengurus Kampung KB. Menurutnya kesuksesan program Kampung KB bergantung kepada masyarakat sendiri, karena pokja Kampung KB berasal dari masyarakat itu sendiri.

Anne juga meyakinkan bahwa dirinya selaku Ketua TP-PKK dan mitra kerja pemkab Purwakarta akan selalu memberikan dukungan pada kegiatan-kegiatan di Kampung KB. Menurutnya APBD Purwakarta selama ini fokus dalam kegiatan gempungan, termasuk di dalamnya pelayanan KB. “Silahkan masyarakat terlibat di dalamnya” tuturnya.

Gempungan sendiri merupakan program pelayanan masyarakat secara bersama-sama oleh berbagai OPD dan sektor lainnya yang diagendakan secara rutin dengan cara mendatangi masyarakat di berbagai lokasi, diantaranya antara lain terdapat pelayanan pemeriksaan kesehatan, KB, pembayaran pajak kendaraan, PBB, pembuatan SIM dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Purwakarta, Carma Ruhiat saat ditemui tempat yang sama menuturkan bahwa tujuan pembentukan Kampung KB adalah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hal inilah mengapa seluruh OPD dan sektor lainnya ambil andil di dalamnya. “Jadi Program KB hanya satu bagian saja dalam pengelolaan Kampung KB” tandasnya.

Menyikapi masih adanya penolakan program KB di masyarakat, Ia juga menjelaskan bahwa KB semestinya tidak dimaknai sebagai larangan untuk melahirkan anak, tetapi dalam rangka meningkatkan kualitas anak. “Ini tentang bagaimana setiap anak yang lahir berkualitas, tentang pendidikan anak-anak, tentang pengasuhan dan masa depan anak-anak kita” pungkasnya. (HK)

TWER.jpg