Profil Kampung KB Provinsi Jawa Barat (Habis)

Oleh :
Wiwin Winarni
Local Support Team Indonesia Competence


KOTA BEKASI

1.    Kampung KB Kenanga

Kampung KB ini memiliki kegiatan inovasi berupa pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi dan pojok membaca. Data partisipasi masyarakat pada kelompok kegiatan bina keluarga balita dilaporkan mencapai 92,85% dan yang terendah adalah partisipasi keluarga yang memiliki anak remaja (48%). Dari laporan Kampung KB Kenanga ditemukan kepatuhan pada pelaksanaan kegiatan rutin program KB berikut laporan kemajuan indikator program KB. Sementara itu, kendati telah dilaporkan sejumlah kegiatan yang melibatkan lintas sektor misalnya kursus membatik, eco-village, ponjok membaca, pembuatab kerajinan manik-manik, dampak dari kegiatan tersebut belum ada karena tidak dilaporkan baik dalam bentuk data kuantitatif, narasi maupun foto-foto kegiatan.

Jumlah penduduk yang besar terutama usia remaja merupakan pontensi sekaligus tantangan kampung KB Kenanga. Semenjak dicanangkan tahun 2016, Kampung KB Kenanga belum melaporkan partisipasi anak muda dalam berbagai kegiatan yang ada. Diyakini bahwa anak dan remaja menerima manfaat dari kursus bimbingan belajar dan bahasa inggris gratis, namun belum ditemui berapa jumlah yang terlibat dan sejauh mana kegiatan tersebut merubah kualitas hidup mereka

Fakta Menarik :

  • Kursus bahasa inggris dan bimbingan belajar gratis dilaksanakan untuk membekali masyarakat dan anak usia sekolah dengan keterampilan agar mampu bersaing di bursa tenaga kerja.
  • Batik sebagai produk unggulan Kota Bekasi digunakan untuk melatih warga sehingga dapat melestarikan budaya dan meningkatkan pendapatan keluarga

Rekomendasi:

  • Membuat laporan harus melibatkan warga yang terlibat, karena laporan ini lebih merupakan laporan kinerja PKB bukan laporan Kampung KB.
  • Tidak terdapat informasi dan pemutahiran informasi pasca 2016 tentang dampak kegiatan diluar kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan kontrasepsi.
  • Pelibatan anak muda menjadi sebuah keharusan di Kampung KB Kenanga dikarenakan keadaan mereka yang cukup rentan sebagai penduduk di wilayah kantng miskin perkotaan.

 

2.    Kampung KB Kemuning

Kampung KB yang memiliki perpustaakn mini ini mengundang anak dan remaja datang untuk membaca. Berlokasi di Kota Bekasi, Kampung KB Kemuning memiliki akses pada sumber daya yang memungkinkan pembangunan lintas sektor terjadi. Gang Warna-Warni adalah salah satu penanda komitmen stakeholder lintas sektor dalam mendukung program kampung KB. Selain itu, pemugaran pada rumah warga yang tidak layak huni memperkuat upaya Kampung KB Kemuning menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan asri. Dampak lain dari Kampung KB yang cukup memunculkan partisipasi warga adalah, maraknya produk olahan makanan yang dihasilkan oleh kelompok UPPKS. Banyakya jumlah warga, 1,990 jiwa, memungkinkan kegiatan ekonomi berkembang karena memiliki pasar yang baik.

Inovasi yang tampak pada Kampung KB kemuning adalah aktifnya warga berpartisipasi pada program bank sampah. Nampak warga dibiasakan untuk menabung sampah pada instalasi sampah yang dibina oleh dinas lingkungan hidup. Semua indicator program KB meningkat pada profil ini sejalan dengan bantuan dana KB. Tantangan berikutnya adalah, bagaimana petugas KB dan pengurus kampung KB bisa tetap menjadi inspirais dan motivator wargam agar capaian yang sudah baik dapat dipertahankan.

Fakta Menarik:

  • Dibentuk pada 20 september 2017 dan telah berhasil melakukan pemugaran pada tujuh rumah tidak layak huni.
  • Peserta aktif KB meningkat 66,41% pada tahun 2017 menjadi 84,98% pada tahun 2019.

Rekomendasi:

  • Tolong cek jumlah remaja! Dilaporkan 76 remaja dari total jumlah jiwa 1,990.
  • Kemitraan dengan pihak swasta harus mulai diakukan terutama dalam membantu program bank sampah.

 

KOTA DEPOK

1.    Kampung KB RW02 Kelurahan Duren Mekar

Kampung KB yang berada pada lingkungan perkotaan ini menjadi contoh keberhasilan memanfaatkan aspek delapan fungsi agama yang pertama yaitu fungsi agaman sebagai modal memadukan program pembangunan kependudukan dan keluarga berkualitas. Hampir seluruh penyebaran informasi, penyuluhan dan program inovasi disampaikan melalui aktifitas pengajian yang dilakukan 5 kali dalam setiap minggu yang dihadiri oleh semua anggota keluarga. Tidak mengherankan, berbagai kegiatan inovasi lingkungan, keluarga berencana, kesehatan ibu hamil dan menyusui dan pembinaan keluarga tercetus sebagai dampak tingginya tingkat interaksi warga.

Kampung KB WR 02 Kelurahan Duren Mekar ini, tidak berupaya keluar dari peningkatan akses pendidikan warga, karena dari dari 590 kepala keluarga hanya 16 kepala keluarga yang tingkat pendidikannya di bawah SLTA. Demikian pula dengan tngkat kesejahteraan keuarga, dilaporkan hanya 1 keluarga pra KS dan 55 keluarga KS 1.

Selain aspek keagamaan, komitmen pemerintah tingkat kecamatan dan kelurahan memerkuat potensi yang ada di Kampung KB yang membagikan bibit dan pupuk gratis bagi warga yang menyetorkan sampah pada bank sampah yang dikelola bersama mitra kerjanya. Disamping komitmen pengurus Kampung KB itu sendiri, kader yang walaupun belum mendapatkan pelatihan tetang Kampung KB dari tingkat kota, berdasarkan kesadarannya sendiri aktif dalam kegiatan yang digagas melalui Kampung KB ini.

Terdapat dua perusahaan yang bermitra untuk pengelolaan sampah dan pembinaan kegiatan ekonomi warga. Tercatat beberapa pojok membaca dibuat dan dilaksanakan di Kampung KB RW 02 Duren Sawit atas bantuan dari dua yayasan atau LSM yang mendukung. Semantara itu, memperkuat pendidikan karakter bagi anak yang menjadi misi Kampung KB yang langganan berbagi kejuaran di tingkat keluraha, kecamatan dan Kota Depok ini, program tahfidz dan tahsin quran bagi anak dan remaja dilakukan bekerja sama dengan lembaga pendidikan mitra.

Fakta Menarik:

  • Berbagai program inovasi untuk membangun karakter warga dilakukan seperti membudayakan gerakan “TOMAT” atau tolong, maaf dan terima kasih yang digalakkan di rumah-rumah. Ada pula “5S” atau senyum, salam, sapa, sopan dan santun yang digalakkan di PAUD, majelis taklim.
  • Rendahnya cakupan berKB, menelurkan inovasi KASI GULING KB. Pada kegiatan ini, kader aktif menyambut bola dalam peyuluhan, pembinaan, pengayoman pasca pelayanan.
  • Tidak ditemui masalah ada Kampung KB ini, karena pola berpikir warga yang mampu memanfaatkan pendekatan Kampung KB sebagai upaya merekatkan seluruh anggota masyarakat untuk mencapai visi kreatif, inovatif dan mandiri.

Rekomendasi:
Tidak terdapat informasi jumlah penduduk

 

KOTA TASIKMALAYA

1.    Kampung KB RW16 Bantarsari

Kampung KB ini dinamai Kampung KB Mu’arif yang merupakan tokoh masyarakat yang berjasa pada kemajuan masyarakat yang merupakan bagian dari Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes. Dihuni oleh 688 jiwa dan 203 kepala keluarga. Seluruh kegiatan kampung KB mendapatkan pembiaayan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui dinas KB, dinas pendidikan, dinas pertanian dan dinas kesehatan.

Sebagai Kampung KB yang berada di wilayah perkotaan, Kampung KB Mu’arif menjadi wilayah pengembangan program inovasi berupa Kampung Literasi dan Kapung Ramah Anak. Kedua program unggulan tersebut menjadi magnet penarik warga khususnya anak-anak. Dampak dari dua kegiatan tersebut dilaporkan, anak memanfaatkan waktu luang dengan membaca dan bermain di sudut ramah anak. Intensifikasi pembinaan mental anak, dilakukan dengan menggiatkan kembali sekolah agama.

Kegiatan ekonomi digiati oleh kaum ibu dengan membuat jajanan atau oleh-oleh sehat yang ampak dijajakan pada saat warga dan pengurus berkegiatan di bale sawala. Bibit ikan yang diberikan oleh dinas pertanian belum dilaporkan manfaatnya oleh warga. Peserta aktif KB dilaporkan meningkat dari 60% menjadi 78,70%.

Rekomendasi:

  • Mengembangkan kemitraan dengan swasta yang banyak terdapat di Kota Tasikmalaya termasuk dengan kampus atau akademisi. Beberapa LSM kesehatan dan pendidikan yang baik terdapat pula di Kota Tasikmalaya.
  • Masyarakat Nampak masih sebatas penerima manfaat Kampung KB, belum menjadi pelaku aktif. Model pembinaannya hasrus dikembangkan dari model memberi bantuan pada merubah kesadaran dan kemitraan untuk partisipasi aktif