Hati-hati Triad KRR, Minimnya Pengetahuan KESPRO !

dari : bobotoh.id

bersama Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIKMA) Periang yang berada di kampus bersinergi menularkan virus positif keur rumaja agar lebih sadar dan cinta dirinya.

TRIAD KRR atau 3 ancaman dasar remaja mengenai Kesehatan reproduksi yaitu: Pernikahan dini, Seks bebas, dan NAPZA, berawal dari minimnya pengetahuan mengenai Kesehatan reproduksi

Anisa Kurnia Ramdhini, Duta Genre Jabar


Beruntung Bobotoh.id mendapat kunjungan dan bisa ngobrol banyak dengan Anisa Kurnia Ramdhini. Duta Generasi Berencana Jawa Barat ini berbicara soal kesehatan nu menjadi asupan nutrisi sehari-hari, termasuk tentang kesehatan reproduksi remaja.

Ilmu yang hanya diketahui diri sendiri tentu bukanlah sesuatu hal yang bermutu, untuk itu bersama Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIKMA) Periang yang berada di kampus bersinergi menularkan virus positif keur rumaja agar lebih sadar dan cinta dirinya lewat menjaga kesehatan reproduksi.

“Inilah yang mendorong aku untuk membuat kampanye sosial selove dari kata self love (mencintai diri sendiri). Sebelum mencintai sesuatu, tentu kita harus mengenalinya terlebih dahulu. Maka dari itu sosialisasi mengenai anatomi organ reproduksi menjadi hal yang penting,” terang Anisa.

Tambah Anisa, TRIAD KRR atau 3 ancaman dasar remaja mengenai Kesehatan reproduksi yaitu: Pernikahan dini, Seks bebas, dan NAPZA, berawal dari minimnya pengetahuan mengenai Kesehatan reproduks bisa berawal dari minimnya pengetahuan mengenai Kesehatan reproduksi.

Ceuk Anisa, wanita yang memutuskan untuk menikah dini bisa jadi mereka belum mengetahui bahwa secara fisik dan mental ia belum siap untuk menjadi seorang ibu. Rahimnya belum siap keur mengandung janin, ukuran panggul mereka belum bisa untuk menjadi jalan lahir.

“Dan juga semakin muda usia perkawinan, maka semakin besar memiliki resiko terkena kanker servix/kanker mulut rahim,” tambahnya dengan tidak menggurui.

Karena mulut rahim nya belum siap untuk bertemu penis saat berhubungan seksual. Remaja yang melakukan seks bebas adalah mereka yang tidak menyadari bahwa dirinya itu begitu berharga, tubuh mereka hanya boleh di unboxing oleh orang yang benar-benar mencintai kita serta menghargai kita dan sah baik secara agama maupun negara.

Selove menyapa remaja melalui media online dan offline, melalui diskusi menarik yaitu Gen TIKTOK/Generasi Berencana Tebar Informasi Kekinian yang memberikan fakta bukan hanya kata-kata dan melalui 14 Days Challenge Self Love. Yuk Cintai Diri, Cintai Sistem Reproduksimu. Because Self Love Is Our Happiness. Salam GenRe, pungkas teteh asli sunda yang akrab dipanggil Ica.

Jadi, enjoykeun dan berjuang terus di tingkat Nasional ya.. Bobotoh bangga ! (Bobotoh.id/HR)