Sambut Baik Usulan Kepala BKKBN RI : Bupati Bandung Akan Gencarkan Sentra Vaksinasi Keluarga

Bertemu untuk kedua kalinya dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Kepala dr. Hasto Wardoyo diskusikan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi keluarga, komitmen peningkatan DAK dan BOKB 2022, sampai dengan apresiasi kesiapan Kabupaten Bandung dalam membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk percepatan penurunan stunting Kabupaten Bandung, (12/10).

 

 

Menanggapi beberapa hal tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna siap lakukan percepatan. Karena sesungguhnya hal tersebut sudah sejalan dengan apa yang sedang ditempuh pihaknya. Ditargetkan Oktober ini Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bandung bisa capai 60%. Kabupaten Bandung juga sudah menyiapkan 1.000 tenaga vaksinasi demi genjot capaian. Dengan adanya tambahan bantuan anggaran melalui BKKBN untuk tim vaksinasi, Bupati Bandung akan perbanyak sentra vaksinasi berbasis keluarga yang akan dikoordinir pelaksanaannya oleh DP2KBP3A Kabupaten Bandung bersama Dinkes dan IBI. Dengan tetap mempertimbangkan detail teknis mengenai distribusi vaksin, pembagian pengelolaan tim vaksinasi antara dinkes dan Dinas KB.

 

 

Pada kesempatan tersebut, dr. Hasto juga mengingatkan terkait DAK dan BOKB. Dimana tahun ini Kabupaten Bandung mendapat alokasi hampir 10 Milyar. Jika serapan baik, tahun depan BKKBN berkomitmen untuk menambah alokasi tersebut, diantaranya untuk penggerakan akseptor KB dan kegiatan pendukung bagi Tim Pendamping Keluarga untuk percepatan penurunan stunting. Tak lupa Beliau juga apresiasi Kabupaten Bandung yang sudah ajukan 81% usulan TPK dari total kebutuhan sebanyak 2.792 tim.

 

 

Ikut hadir pada pertemuan tersebut Deputi Bidang ADPIN BKKBN RI Drs. S. Tegus Santoso, Deputi Bidang KSPK Nopian Andusti, SE., M.T. dan Deputi Bidang KBKR dr. Eni Gustina, MPH serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Drs. Wahidin beserta sekretaris.